Pertemuan 01
Pengenalan Python dan Data
Capaian Pembelajaran
Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa mampu:
- Menjelaskan peran Python dalam pengolahan data.
- Menggunakan Google Colab sebagai lingkungan pengembangan Python.
- Menggunakan variabel, tipe data, list, dictionary, percabangan, perulangan, dan function.
- Membaca dataset penjualan menggunakan Pandas.
- Melakukan analisis sederhana terhadap dataset penjualan.
---
Alat dan Bahan
| Kebutuhan | Keterangan |
|---|---|
| Akun Google | Untuk mengakses Google Colab dan Google Drive |
| Browser | Chrome / Edge / Firefox versi terbaru |
| Koneksi internet | Diperlukan karena Colab berjalan di cloud |
| Dataset | penjualan.csv (disediakan di Bagian J) |
Catatan: Pada pertemuan awal kita tidak menginstal apa pun di komputer. Semua dikerjakan langsung di Google Colab.
---
Pendahuluan
Python merupakan salah satu bahasa pemrograman paling populer di dunia. Python digunakan dalam berbagai bidang seperti:
- Web Development
- Data Analysis
- Data Science
- Machine Learning
- Automation
Mengapa Python untuk Pengolahan Data?
Python banyak dipilih untuk pengolahan data karena beberapa alasan:
- Sintaks sederhana — mendekati bahasa Inggris sehari-hari, sehingga mudah dibaca.
- Library yang lengkap — tersedia library siap pakai seperti Pandas (mengolah tabel data), Matplotlib dan Seaborn (visualisasi).
- Gratis dan open source — dapat digunakan tanpa biaya lisensi.
- Komunitas besar — mudah mencari solusi ketika menemui masalah.
Sebagai gambaran, untuk menghitung total penjualan dari ribuan
baris data, di Excel kita perlu menarik rumus baris per baris.
Dengan Python, cukup satu baris perintah seperti
df["total"].sum().
Alur Pembelajaran Satu Semester
Pada mata kuliah Python Tingkat Lanjut, mahasiswa akan mempelajari bagaimana data penjualan dapat diolah menjadi informasi yang bermanfaat, divisualisasikan, dan pada akhirnya digunakan dalam aplikasi web berbasis CRUD.
Dataset Penjualan
↓
Analisis Data
↓
Visualisasi Data
↓
Database
↓
CRUD
↓
Aplikasi Web
Pertemuan 01 berada di tahap paling awal: mengenal Python dan membaca data. Konsep yang dipelajari di sini (struktur data, perulangan, function) akan terus dipakai sampai akhir semester.
---
Studi Kasus
Sepanjang semester akan digunakan studi kasus:
Sistem Penjualan Toko Elektronik
Toko menjual berbagai produk elektronik seperti:
- Laptop
- Mouse
- Keyboard
- Monitor
- Printer
Pemilik toko ingin mengetahui:
- Jumlah transaksi
- Total barang terjual
- Produk terlaris
- Total penjualan
- Ringkasan penjualan bulanan
Untuk membantu proses tersebut akan digunakan Python sebagai alat bantu pengolahan data.
Pertanyaan-pertanyaan bisnis di atas adalah tujuan akhir kita. Semua materi teknis di modul ini diarahkan agar pada akhirnya mahasiswa mampu menjawab pertanyaan tersebut menggunakan data nyata.
---
Bagian A
Mengenal Google Colab
Apa itu Google Colab?
Google Colab (Google Colaboratory) merupakan lingkungan pemrograman Python berbasis cloud yang disediakan oleh Google.
Dengan Google Colab kita dapat:
- Menulis kode Python
- Menjalankan program Python
- Mengolah data
- Membuat visualisasi data
tanpa perlu menginstal Python di komputer.
Istilah: Berkas Colab disebut
notebook dan berekstensi .ipynb.
Sebuah notebook terdiri dari kumpulan cell (sel)
yang bisa berisi kode atau teks.
---
Mengapa Menggunakan Google Colab?
Pada beberapa pertemuan awal, praktikum menggunakan Google Colab karena:
Tidak Perlu Instalasi
Mahasiswa tidak perlu menginstal:
- Python
- Pandas
- Matplotlib
- Seaborn
karena sudah tersedia.
Berbasis Cloud
Notebook tersimpan pada Google Drive dan dapat diakses dari mana saja.
Cocok untuk Data Analysis
Google Colab banyak digunakan dalam dunia Data Science dan Machine Learning.
---
Membuka Google Colab
Langkah 1
Login ke akun Google.
Langkah 2
Buka:
https://colab.research.google.com
Langkah 3
Pilih:
New Notebook
---
Mengenal Tampilan Google Colab
Judul Notebook
Secara default:
Untitled.ipynb
Ganti menjadi:
Pertemuan01_NamaMahasiswa.ipynb
Contoh:
Pertemuan01_BudiSantoso.ipynb
Mengapa harus diganti? Penamaan yang konsisten memudahkan dosen menilai dan memudahkan mahasiswa mencari kembali tugasnya di Google Drive.
---
Menu Utama
Google Colab memiliki beberapa menu utama:
File
Edit
View
Insert
Runtime
Tools
Help
Menu yang paling sering dipakai pada praktikum ini adalah Runtime (untuk menjalankan ulang semua cell) dan Insert (untuk menambah cell).
---
Code Cell
Code Cell digunakan untuk menulis program Python.
Contoh:
print("Hello Python")
---
Text Cell
Text Cell digunakan untuk menulis dokumentasi menggunakan Markdown.
Contoh:
# Praktikum Python Tingkat Lanjut
Nama:
NIM:
Kelas:
---
Menjalankan Program
Program dapat dijalankan dengan:
- Tombol Run (ikon ▶ di kiri cell)
- Shortcut Shift + Enter (jalankan lalu pindah ke cell berikutnya)
- Shortcut Ctrl + Enter (jalankan tanpa pindah cell)
---
Menambah Cell Baru
Untuk menambah cell baru gunakan:
+ Code
+ Text
---
Runtime
Perhatikan tombol:
Connect
Klik tombol tersebut agar notebook terhubung dengan server Python.
Tips: Jika muncul pesan "Cannot connect" atau cell terus berputar, buka menu Runtime → Disconnect and delete runtime, lalu Connect kembali.
---
Aktivitas Praktikum
Aktivitas 1
Buat notebook baru.
Aktivitas 2
Ganti nama notebook menjadi
Pertemuan01_NamaAnda.ipynb.
Aktivitas 3
Tambahkan Text Cell berisi identitas mahasiswa.
Aktivitas 4
Tambahkan Code Cell:
print("Selamat Datang di Python")
Aktivitas 5
Buat variabel:
nama = "Nama Anda"
print(nama)
---
Checkpoint 1
Pastikan mahasiswa mampu:
- Membuat notebook
- Mengganti nama notebook
- Membuat Code Cell
- Membuat Text Cell
- Menjalankan program
- Menghubungkan runtime
---
Bagian B
Program Pertama Python
Fungsi print()
Fungsi print() digunakan untuk
menampilkan sesuatu ke layar. Teks yang akan
ditampilkan ditulis di antara tanda kutip.
Program Hello World
print("Hello World")
Output:
Hello World
Komentar
Tanda pagar (#) digunakan untuk menulis
komentar. Baris komentar tidak dijalankan oleh
Python, hanya catatan untuk pembaca.
# Ini adalah komentar, tidak akan dijalankan
print("Baris ini dijalankan")
Output:
Baris ini dijalankan
---
Operasi Matematika Dasar
print(10 + 5)
print(10 - 5)
print(10 * 5)
print(10 / 5)
Output:
15
5
50
2.0
Perhatikan: Operasi pembagian (/) selalu menghasilkan bilangan desimal (2.0), bukan2. Jika ingin hasil bulat, gunakan pembagian bulat (//).
Operator matematika dalam Python:
| Operator | Arti | Contoh | Hasil |
|---|---|---|---|
+ |
Penjumlahan | 7 + 2 |
9 |
- |
Pengurangan | 7 - 2 |
5 |
* |
Perkalian | 7 * 2 |
14 |
/ |
Pembagian | 7 / 2 |
3.5 |
// |
Pembagian bulat | 7 // 2 |
3 |
% |
Sisa bagi (modulo) | 7 % 2 |
1 |
** |
Pangkat | 7 ** 2 |
49 |
---
Aktivitas
Hitung total pembayaran:
Harga Barang : 150000
Jumlah Beli : 4
Contoh penyelesaian:
harga = 150000
jumlah = 4
total = harga * jumlah
print("Total pembayaran:", total)
Output:
Total pembayaran: 600000
---
Latihan
Hitung:
Harga Barang : 250000
Jumlah Beli : 6
Tampilkan total pembayaran.
---
Bagian C
Variabel dan Tipe Data
Variabel
Variabel digunakan untuk menyimpan data. Anggap variabel sebagai sebuah "kotak berlabel" yang menyimpan nilai.
nama_toko = "Toko Maju Jaya"
Aturan penamaan variabel:
- Boleh huruf, angka, dan garis bawah (
_). -
Tidak boleh diawali angka (
1hargasalah,harga1benar). -
Tidak boleh mengandung spasi (gunakan
nama_toko, bukannama toko). -
Bersifat case sensitive (
Hargaberbeda denganharga).
---
String (Teks)
Tipe data untuk teks. Ditulis dengan tanda kutip ("..."
atau '...').
nama_toko = "Toko Maju Jaya"
Integer (Bilangan Bulat)
stok = 50
Float (Bilangan Desimal)
harga = 150000.50
Boolean (Benar/Salah)
aktif = True
Nilai boolean hanya ada dua: True atau
False (perhatikan huruf besar di awal).
---
Memeriksa Tipe Data
Gunakan fungsi type() untuk mengetahui tipe sebuah
data.
print(type("Laptop"))
print(type(50))
print(type(150000.50))
print(type(True))
Output:
<class 'str'>
<class 'int'>
<class 'float'>
<class 'bool'>
Konversi Tipe Data
Kadang kita perlu mengubah tipe data, misalnya teks
"100" menjadi angka 100.
print(int("100") + 5) # ubah teks ke integer
print(float("99.5")) # ubah teks ke float
print(str(2025) + " M") # ubah angka ke teks
Output:
105
99.5
2025 M
Error umum:"100" + 5akan error, karena Python tidak bisa menjumlahkan teks dengan angka. Harus dikonversi dulu denganint().
---
Studi Kasus Produk
nama_produk = "Laptop"
harga = 8500000
stok = 10
Hitung nilai persediaan.
nilai_persediaan = harga * stok
print("Nilai persediaan", nama_produk, ":", nilai_persediaan)
Output:
Nilai persediaan Laptop : 85000000
---
Aktivitas
Buat data untuk:
- Mouse
- Keyboard
- Monitor
Hitung nilai persediaan masing-masing produk.
---
Checkpoint 2
Tampilkan untuk satu produk:
- Nama Produk
- Harga
- Stok
- Nilai Persediaan
---
Bagian D
List
List adalah struktur data untuk menyimpan
banyak nilai dalam satu variabel, ditandai dengan
kurung siku [ ].
Membuat List
produk = [
"Laptop",
"Mouse",
"Keyboard",
"Monitor",
"Printer"
]
---
Menampilkan Seluruh Data
for item in produk:
print(item)
Output:
Laptop
Mouse
Keyboard
Monitor
Printer
---
Mengakses Data (Indeks)
Setiap elemen list memiliki indeks yang dimulai dari 0.
Indeks : 0 1 2 3 4
Data : "Laptop" "Mouse" "Keyboard" "Monitor" "Printer"
print(produk[0]) # elemen pertama
print(produk[-1]) # elemen terakhir
Output:
Laptop
Printer
Operasi List yang Sering Dipakai
print(len(produk)) # jumlah elemen
produk.append("Scanner") # menambah elemen di akhir
print(produk[1:3]) # slicing: ambil indeks 1 sampai sebelum 3
Output:
5
['Mouse', 'Keyboard']
| Operasi | Fungsi |
|---|---|
len(list) |
Menghitung jumlah elemen |
list.append(x) |
Menambah elemen x di akhir |
list[i] |
Mengakses elemen indeks ke-i |
list[a:b] |
Mengambil sebagian (slicing) |
---
Aktivitas
Tambahkan:
- Scanner
- Webcam
Tampilkan seluruh produk.
---
Latihan
Tampilkan:
- Produk pertama
- Produk terakhir
- Jumlah produk
---
Bagian E
Dictionary
Jika list menyimpan data berurutan berdasarkan indeks (angka),
dictionary menyimpan data berpasangan
key (kunci) → value (nilai), ditandai kurung
kurawal { }.
Membuat Dictionary
produk = {
"kode": "P001",
"nama": "Laptop",
"harga": 8500000,
"stok": 10
}
Kapan pakai list, kapan pakai dictionary? Gunakan list untuk daftar yang seragam (daftar nama produk). Gunakan dictionary untuk menggambarkan satu objek dengan banyak atribut (satu produk yang punya kode, nama, harga, stok).
---
Mengakses Data
Akses nilai menggunakan key, bukan angka indeks.
print(produk["nama"])
print(produk["harga"])
Output:
Laptop
8500000
---
Menampilkan Seluruh Data
for key, value in produk.items():
print(key, ":", value)
Output:
kode : P001
nama : Laptop
harga : 8500000
stok : 10
---
Aktivitas
Buat dictionary untuk:
- Mouse
- Keyboard
---
Checkpoint 3
Tampilkan seluruh atribut produk.
---
Bagian F
List of Dictionary
Struktur ini sangat penting karena mirip dengan data yang berasal dari database: setiap dictionary adalah satu baris, dan setiap key adalah satu kolom.
produk = [
{
"kode": "P001",
"nama": "Laptop",
"harga": 8500000
},
{
"kode": "P002",
"nama": "Mouse",
"harga": 150000
}
]
Hubungan dengan tabel database:
| kode | nama | harga |
|---|---|---|
| P001 | Laptop | 8500000 |
| P002 | Mouse | 150000 |
Konsep inilah yang nanti menjadi jembatan ke Pandas (Bagian K) dan ke database di pertemuan-pertemuan berikutnya.
---
Menampilkan Data
for item in produk:
print(item["nama"], "-", item["harga"])
Output:
Laptop - 8500000
Mouse - 150000
---
Aktivitas
Tambahkan 3 produk baru.
Tampilkan:
- Nama Produk
- Harga Produk
---
Bagian G
Percabangan
Percabangan membuat program mengambil keputusan: menjalankan blok kode tertentu hanya jika suatu kondisi terpenuhi.
harga = 150000
if harga >= 100000:
print("Produk Premium")
else:
print("Produk Reguler")
Output:
Produk Premium
Penting: Blok di dalam if harus
menjorok ke dalam (indentasi, biasanya 4 spasi).
Indentasi yang salah akan menyebabkan error di Python.
Operator Perbandingan
| Operator | Arti | Contoh |
|---|---|---|
== |
Sama dengan | a == b |
!= |
Tidak sama dengan | a != b |
> |
Lebih besar | a > b |
< |
Lebih kecil | a < b |
>= |
Lebih besar atau sama | a >= b |
<= |
Lebih kecil atau sama | a <= b |
Banyak Kondisi dengan elif
harga = 8500000
if harga >= 10000000:
print("Sangat Mahal")
elif harga >= 5000000:
print("Mahal")
else:
print("Murah")
Output:
Mahal
Operator Logika
Untuk menggabungkan beberapa kondisi gunakan and,
or, not.
stok = 10
harga = 8500000
if harga >= 5000000 and stok > 0:
print("Produk mahal dan tersedia")
Output:
Produk mahal dan tersedia
---
Aktivitas
Buat kategori:
>= 5000000 : Mahal
< 5000000 : Murah
---
Latihan
Tambahkan kategori menggunakan elif:
>= 10000000 : Sangat Mahal
>= 5000000 : Mahal
< 5000000 : Murah
---
Bagian H
Perulangan
Perulangan digunakan untuk menjalankan kode berulang kali tanpa menulisnya berulang.
Menghitung Total Stok
stok = [10, 20, 30, 40]
total = 0
for item in stok:
total += item
print(total)
Output:
100
Penjelasan: variabel total dimulai dari
0, lalu setiap putaran ditambah dengan nilai
item. total += item adalah cara singkat
dari total = total + item.
Perulangan dengan range()
range(n) menghasilkan angka dari
0 sampai n-1.
for i in range(5):
print("Iterasi ke-", i)
Output:
Iterasi ke- 0
Iterasi ke- 1
Iterasi ke- 2
Iterasi ke- 3
Iterasi ke- 4
Perulangan while
while mengulang selama kondisi masih
bernilai benar.
angka = 1
while angka <= 3:
print(angka)
angka += 1
Output:
1
2
3
Hati-hati: Pastikan kondisiwhilesuatu saat menjadiFalse. Jika tidak, program akan berulang selamanya (infinite loop).
---
Aktivitas
Hitung total stok seluruh produk.
---
Latihan
Hitung:
- Total stok
- Stok terbesar (gunakan
max()) - Stok terkecil (gunakan
min())
Contoh:
stok = [10, 20, 30, 40]
print("Total :", sum(stok))
print("Terbesar :", max(stok))
print("Terkecil :", min(stok))
---
Bagian I
Function
Function (fungsi) adalah blok kode yang diberi nama dan dapat dipanggil berulang kali. Tujuannya agar kode tidak ditulis berulang dan lebih mudah dirawat.
Membuat Function
def hitung_total(qty, harga):
return qty * harga
Penjelasan bagian-bagiannya:
-
def— kata kunci untuk mendefinisikan function. hitung_total— nama function.-
(qty, harga)— parameter, yaitu data yang diterima function. -
return— mengembalikan hasil agar bisa dipakai di tempat lain.
---
Menggunakan Function
total = hitung_total(5, 150000)
print(total)
Output:
750000
Nilai 5 dan 150000 yang dikirim saat
memanggil function disebut argumen.
Nilai Default Parameter
Parameter bisa diberi nilai bawaan.
def hitung_total(qty, harga, diskon=0):
return qty * harga * (1 - diskon)
print(hitung_total(5, 150000)) # tanpa diskon
print(hitung_total(5, 150000, 0.1)) # diskon 10%
Output:
750000.0
675000.0
---
Aktivitas
Buat function:
def hitung_diskon(harga):
# diskon sebesar 10%
return harga * 0.1
---
Challenge
Buat function hitung_total_bayar() yang menghasilkan:
- Subtotal
- Diskon
- Total Bayar
Contoh kerangka:
def hitung_total_bayar(qty, harga, persen_diskon):
subtotal = qty * harga
diskon = subtotal * persen_diskon
total_bayar = subtotal - diskon
return subtotal, diskon, total_bayar
sub, disk, total = hitung_total_bayar(5, 150000, 0.1)
print("Subtotal :", sub)
print("Diskon :", disk)
print("Total Bayar:", total)
Output:
Subtotal : 750000
Diskon : 75000.0
Total Bayar: 675000.0
Konsep baru: Sebuah function dapat mengembalikan lebih dari satu nilai sekaligus, dipisahkan koma.
---
Bagian J
Mengenal Dataset Penjualan
Pada praktikum ini digunakan dataset:
penjualan.csv
CSV (Comma Separated Values) adalah berkas teks yang
menyimpan tabel, di mana setiap kolom dipisahkan tanda koma.
Contoh isi penjualan.csv:
tanggal,produk,kategori,qty,harga
2025-01-01,Laptop,Elektronik,2,8500000
2025-01-01,Mouse,Aksesoris,5,150000
2025-01-02,Keyboard,Aksesoris,3,250000
2025-01-02,Monitor,Elektronik,2,2000000
2025-01-03,Printer,Elektronik,1,1500000
2025-01-03,Mouse,Aksesoris,8,150000
2025-02-01,Laptop,Elektronik,1,8500000
2025-02-02,Keyboard,Aksesoris,4,250000
2025-02-03,Monitor,Elektronik,3,2000000
2025-02-03,Mouse,Aksesoris,6,150000
Bila ditampilkan sebagai tabel:
| tanggal | produk | kategori | qty | harga |
|---|---|---|---|---|
| 2025-01-01 | Laptop | Elektronik | 2 | 8500000 |
| 2025-01-01 | Mouse | Aksesoris | 5 | 150000 |
| 2025-01-02 | Keyboard | Aksesoris | 3 | 250000 |
| ... | ... | ... | ... | ... |
Cara Menyiapkan Dataset di Google Colab
Ada dua cara. Pilih salah satu.
Cara 1 — Membuat file langsung dari Colab (paling mudah)
Jalankan cell berikut. Cell ini akan membuat
penjualan.csv otomatis sehingga praktikum bisa
langsung dilanjutkan tanpa mengunggah apa pun.
data_csv = """tanggal,produk,kategori,qty,harga
2025-01-01,Laptop,Elektronik,2,8500000
2025-01-01,Mouse,Aksesoris,5,150000
2025-01-02,Keyboard,Aksesoris,3,250000
2025-01-02,Monitor,Elektronik,2,2000000
2025-01-03,Printer,Elektronik,1,1500000
2025-01-03,Mouse,Aksesoris,8,150000
2025-02-01,Laptop,Elektronik,1,8500000
2025-02-02,Keyboard,Aksesoris,4,250000
2025-02-03,Monitor,Elektronik,3,2000000
2025-02-03,Mouse,Aksesoris,6,150000
"""
with open("penjualan.csv", "w") as f:
f.write(data_csv)
print("File penjualan.csv berhasil dibuat.")
Cara 2 — Mengunggah file dari komputer
Jika dosen membagikan file penjualan.csv, unggah
dengan:
from google.colab import files
uploaded = files.upload()
Klik Choose Files, lalu pilih
penjualan.csv dari komputer.
Catatan: File yang diunggah dengan Cara 2 akan hilang ketika runtime di-restart. Jika itu terjadi, cukup unggah ulang atau gunakan Cara 1.
---
Diskusi
Perhatikan dataset di atas. Diskusikan:
- Berapa jumlah kolom?
- Kolom mana yang menunjukkan jumlah barang?
- Kolom mana yang menunjukkan harga?
- Informasi apa yang dapat diperoleh dari data tersebut?
---
Bagian K
Membaca dan Menganalisis Dataset Menggunakan Pandas
Pandas adalah library Python untuk mengolah data berbentuk tabel. Tabel di Pandas disebut DataFrame — anggap saja seperti Excel di dalam Python.
Import Library
import pandas as pd
pd adalah nama panggilan (alias) yang umum dipakai
untuk Pandas.
Membaca CSV
df = pd.read_csv("penjualan.csv")
Menampilkan Data
df.head() # 5 baris pertama
df.tail() # 5 baris terakhir
Informasi Dataset
df.info()
Output:
<class 'pandas.core.frame.DataFrame'>
RangeIndex: 10 entries, 0 to 9
Data columns (total 5 columns):
# Column Non-Null Count Dtype
--- ------ -------------- -----
0 tanggal 10 non-null object
1 produk 10 non-null object
2 kategori 10 non-null object
3 qty 10 non-null int64
4 harga 10 non-null int64
df.info() memberi tahu jumlah baris, nama kolom, dan
tipe data tiap kolom.
Statistik Dasar
df.describe()
df.describe() otomatis menghitung statistik
(rata-rata, min, max, dll.) untuk kolom angka.
---
Mengakses Kolom
df["produk"] # satu kolom
df[["produk", "harga"]] # beberapa kolom
Menyaring Baris (Filtering)
Menampilkan hanya transaksi dengan qty lebih dari 4:
df[df["qty"] > 4]
Menampilkan hanya kategori Elektronik:
df[df["kategori"] == "Elektronik"]
Menambah Kolom Hasil Perhitungan
Buat kolom total = qty ×
harga:
df["total"] = df["qty"] * df["harga"]
df.head()
Fungsi Agregasi
Pandas menyediakan fungsi ringkasan yang langsung bekerja pada satu kolom:
print("Jumlah transaksi :", len(df))
print("Total barang :", df["qty"].sum())
print("Harga tertinggi :", df["harga"].max())
print("Harga terendah :", df["harga"].min())
print("Rata-rata harga :", df["harga"].mean())
print("Total penjualan :", df["total"].sum())
Contoh output:
Jumlah transaksi : 10
Total barang : 35
Harga tertinggi : 8500000
Harga terendah : 150000
Rata-rata harga : 2345000.0
Total penjualan : 51800000
| Fungsi | Kegunaan |
|---|---|
.sum() |
Menjumlahkan |
.mean() |
Rata-rata |
.max() |
Nilai tertinggi |
.min() |
Nilai terendah |
.count() |
Menghitung banyak data |
Mengelompokkan Data (groupby)
groupby digunakan untuk meringkas data per kategori.
Misalnya, total barang terjual per produk:
df.groupby("produk")["qty"].sum()
Contoh output:
produk
Keyboard 7
Laptop 3
Monitor 5
Mouse 19
Printer 1
Name: qty, dtype: int64
Menentukan Produk Terlaris
terlaris = df.groupby("produk")["qty"].sum().sort_values(ascending=False)
print(terlaris)
print("\nProduk terlaris:", terlaris.index[0])
Contoh output:
produk
Mouse 19
Keyboard 7
Monitor 5
Laptop 3
Printer 1
Produk terlaris: Mouse
Dengan kombinasigroupby+sort_values, satu pertanyaan bisnis ("produk apa yang paling laku?") bisa dijawab hanya dalam dua baris kode.
---
Mini Project
Dengan teknik pada Bagian K, lakukan analisis sederhana dan tentukan:
- Jumlah transaksi →
len(df) -
Total barang terjual →
df["qty"].sum() -
Harga tertinggi →
df["harga"].max() - Harga terendah →
df["harga"].min() -
Rata-rata harga →
df["harga"].mean()
Tampilkan semua hasil dalam satu cell yang rapi.
---
Challenge
Tentukan:
-
Produk termahal — petunjuk: urutkan
dfberdasarkan kolomharga.
df.sort_values("harga", ascending=False).head(1)
-
Produk termurah — urutkan menaik
(
ascending=True).
-
Produk yang paling banyak terjual — gunakan
groupby("produk")["qty"].sum().
Diskusikan hasilnya dengan kelompok.
---
Tugas Praktikum
Buat laporan yang berisi:
- Nama
- NIM
- Jumlah transaksi
- Total barang terjual
- Harga tertinggi
- Harga terendah
- Rata-rata harga
- Kesimpulan
Format laporan dikumpulkan dalam bentuk PDF.
Tips pengumpulan: Notebook Colab bisa langsung diekspor ke PDF melalui menu File → Print → Save as PDF, atau File → Download → Download .ipynb lalu dikonversi.
---
Rangkuman Perintah Penting
| Kategori | Perintah | Fungsi |
|---|---|---|
| Output | print(x) |
Menampilkan ke layar |
| Tipe data | type(x) |
Memeriksa tipe data |
| List | len(list), list.append(x) |
Jumlah elemen, tambah elemen |
| Percabangan | if / elif / else |
Mengambil keputusan |
| Perulangan |
for, while, range()
|
Mengulang kode |
| Function | def nama(): ... return |
Membuat fungsi |
| Pandas baca | pd.read_csv("file.csv") |
Membaca CSV |
| Pandas lihat | df.head(), df.info() |
Melihat data & info |
| Pandas hitung |
.sum(), .mean(),
.max()
|
Agregasi kolom |
| Pandas grup |
df.groupby("kol")["x"].sum()
|
Meringkas per kategori |
---
Kesimpulan
Pada pertemuan ini mahasiswa telah mengenal Google Colab, memahami dasar-dasar Python (variabel, tipe data, percabangan, perulangan, dan function), menggunakan struktur data sederhana (list, dictionary, dan list of dictionary), serta membaca dan melakukan analisis awal terhadap dataset penjualan menggunakan Pandas. Konsep list of dictionary dan DataFrame yang dipelajari di sini menjadi fondasi penting karena bentuknya mirip dengan tabel pada database — yang akan menjadi materi pada pertemuan berikutnya.